Ad Code

Responsive Advertisement

Contoh Soal Survei Lingkungan Belajar dan Jawabannya

Contoh Soal Survei Lingkungan Belajar dan Jawabannya


Contoh Soal Survei Lingkungan Belajar dan Jawabannya

Survei lingkungan belajar (SLB) harus diisi oleh kepala sekolah dan guru yang terdaftar pada sistem Dapodik dan EMIS untuk mendapatkan informasi tentang input, proses, dan lingkungan belajar. Jika Guru bekerja atau mengajar di lebih dari satu sekolah, Anda harus mengisi survei lingkungan belajar untuk setiap lokasi pengajaran.

 Survei lingkungan belajar mengukur lima aspek, antara lain:

1. Suasana keamanan sekolah, meliputi:

  •  Keamanan dan kesejahteraan siswa
  • Sikap dan keyakinan guru
  • Kebijakan dan rencana sekolah

2. Suasana sekolah yang beragam, antara lain:

  •  Praktik multikultural di dalam kelas
  • Sikap dan keyakinan guru dan kepala sekolah
  • Kebijakan dan rencana sekolah

3. Indikator sosial ekonomi, meliputi:

  • Pendidikan orang tua
  • Pekerjaan orang tua
  • Fasilitas belajar di rumah

4. Kualitas pembelajaran, meliputi:

  •  Manajemen kelas
  • Bantuan emosional
  • aktivitas konektif

5. Pengembangan guru, termasuk

  •  Refleksi dan pengembangan pembelajaran
  • Dukung refleksi guru

berikut ini adalah contoh berbagi pertanyaan survei lingkungan belajar untuk guru di semua tingkatan:

Pilih jawaban yang ditulis dengan warna hitam tebal, dan pilih satu atau lebih dari pilihan yang ditulis dengan warna biru!

3. Untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, fasilitas fisik yang ada di lingkungan sekolah harus diperhatikan, yaitu:

  •  Aksesori dinding kelas menciptakan suasana yang menarik
  • Ruang belajar yang bersih, nyaman dan berperabotan rapi
  • Segala sesuatu yang berhubungan dengan lokasi proses pembelajaran
  • Ruang kelas beserta sarana dan prasarananya, pendingin ruangan, alat atau media pembelajaran, penerangan, pewarnaan dan tampilan

Baca juga: Cara login dan mengisi survei lingkungan belajar

2. Untuk menumbuhkan minat atau semangat anak dalam melakukan kegiatan belajar, lingkungan belajar yang baik harus diciptakan untuk mencerminkan harapan yang tinggi terhadap keberhasilan pribadi anak. Kondisi atau lingkungan belajar yang kondusif harus diterapkan untuk memaksimalkan kegiatan belajar mengajar. Lalu, bagaimana menciptakan lingkungan yang baik?

  • Menata ruang kelas, menikmati suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, serta melaksanakan pembelajaran berkelanjutan di luar sekolah
  • Mengatur ruang kelas, menciptakan suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, dan bekerja sama dengan orang tua untuk membeli fasilitas sekolah
  • Atur ruang kelas, nikmati suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, lingkungan luar yang kondusif, komunikasi dan hubungan sosial guru-murid yang harmonis, jadilah guru yang menarik, biarkan siswa menggunakan kreativitas dan bermain mereka
  • Atur ruang kelas, nikmati suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan, lingkungan luar yang baik, komunikasi guru-siswa yang harmonis dan hubungan sosial, jadilah guru yang menarik, biarkan siswa menggunakan imajinasi mereka, mengerahkan imajinasi mereka, dan mencapai aturan umum

3. Untuk menciptakan kelas yang bermanfaat, guru harus dapat memberikan aturan yang disepakati siswa. Sehingga siswa tidak boleh membuat keributan di dalam kelas, karena telah menetapkan aturan yang telah disepakati, sehingga suasana belajar menjadi kurang kondusif untuk pembelajaran. Berikut sanksi ringan bagi siswa yang melanggar kesepakatan bersama:

  • Membersihkan kelas, mengingat tema, mengerjakan pekerjaan rumah yang belum selesai
  • Berdiri di depan kelas, berlarian di lapangan, membersihkan kamar mandi
  • Bayar denda, disuruh keluar kelas, dan disuruh pulang
  • Tidak perlu hukuman fisik

4. Bagaimana cara yang dilakukan guru agar siswa tidak takut melakukan kesalahan saat menjawab pertanyaan atau bertanya kepada guru.

  • Guru harus demokratis
  • Belajar tidak selalu dinilai dengan mendapatkan nilai yang tinggi
  • Suasana belajar dan mengajar yang menyenangkan membuat siswa yang penuh semangat belajar dan belajar akan lebih bermakna
  • Beri anak-anak yang cerdas dan berani kesempatan

5. Sekalipun siswa melakukan kegiatan mengajar di dalam kelas, lingkungan eksternal akan mempengaruhi proses belajar siswa.Lingkungan eksternal yang menguntungkan memungkinkan siswa untuk belajar dengan baik, tetapi sebaliknya jika lingkungan eksternal tidak mendukung maka akan timbul masalah. .Siswa harus memperhatikannya, gaya akan terganggu. Bagaimana menciptakan lingkungan luar sekolah yang baik?

  • Kerjasama yang baik antara siswa, guru, kepala sekolah, staf dan staf kebersihan
  • Menjalin komunikasi yang baik dengan semua pihak
  • Lingkungan sekolah juga menjadi acuan penilaian mutu sekolah dan harus dijaga dengan baik
  • Cari donatur sebanyak-banyaknya untuk melengkapi fasilitas sekolah

6. Salah satu cara untuk menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan adalah dengan membiarkan siswa berkreasi menurut imajinasinya sendiri. Apa yang dapat dilakukan guru untuk membuat siswa merasa senang dan bersemangat untuk berkreasi?

 

  • Guru berperan sebagai fasilitator, mediator, motivator dan katalisator yang mendukung pembelajaran siswa
  • Guru tidak bisa otokratis dan menguasai pembelajaran, tetapi guru harus berani memberikan kesempatan kedua kepada siswa, agar siswa dapat terus berinovasi.
  • Guru harus berterima kasih kepada siswa yang kreatif
  • Penilaian publik guru

7. Penataan ruang kelas merupakan lingkungan utama untuk menciptakan kegiatan belajar dan mengajar yang menarik. Ruang belajar yang bersih, nyaman dan berperabotan rapi akan mendukung pembelajaran yang lebih baik. Mengorganisir kelas adalah tugas bersama antara siswa dan kepala sekolah masing-masing. Sekolah juga dapat membantu mengatur ruang kelas yang menyenangkan. Berikut ini adalah contoh kegiatan yang dapat dilakukan sekolah.

  •  Kompetisi pembersihan kelas reguler diadakan
  • Meningkatkan infrastruktur kelas
  • Menginspirasi anak-anak untuk menciptakan ruang kelas yang bersih, rapi dan nyaman
  • Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di lingkungan sekolah setiap hari Jumat

8. Menata ruang kelas, tidak hanya menata meja dan kursi dengan tertib, tetapi juga menyediakan pengelolaan kelas. Contoh pengelolaan kelas antara lain:

  • Rencana tempat duduk, jadwal kursus, struktur kursus, dan daftar penjemputan
  • Aksesori dinding kelas menciptakan suasana yang menarik
  • Plot nilai siswa atau kalimat positif yang memotivasi siswa untuk belajar
  • Kalender, jam dinding, alat pembersih

 


Posting Komentar

0 Komentar